Skip to content

Kacamata Plus

Siang tadi adalah penanda babak baru sejarah perkacamataan saya. Saya harus legowo menerima kenyataan bahwa mata saya sudah plus.

Faktor usia? Mungkin. Konon kata dokter, orang yang sudah berusia empat puluh tahun ke atas akan autoplus. Dan, setiap dua tahun di atas umur itu, plusnya akan bertambah.

(more…)

Tanda Cinta Maria

“Papa, kenapa tangannya berdarah?”
“Kena kuku saat papa garuk.”
“Makanya potong kuku, Pa.”

Si Kecil berlari ke belakang, membongkar kotak obat, dan membawakan saya plester luka bergambar princess.
“Aku aja, Pa.”

Ia merobek bungkus plester tersebut. Melepas kertas yang menutupnya. Kemudian menempelkan di bagian lengan saya yang berdarah.

Rosario di Tangan Ibu

Satu warisan berharga dari mendiang ibu adalah rosario. Tepatnya adalah teladan berosario. Semasa hidupnya, ibu saya rajin mendaraskan doa ini. Biasanya pada malam hari, entah dilakukan bersama umat lingkungan saban Mei dan Oktober atau sendirian sebelum tidur di hari-hari biasa. 

(more…)