Maria Sumarsih masih terus berjuang bersama para korban pelanggaran HAM berat masa lalu untuk menegakkan hukum dan keadilan. Anaknya, Bernardinus Realino Norma Irmawan (Wawan), ditembak mati aparat saat menolong korban yang ditembak aparat dalam tragedi Semangi I tahun 1998.

Dukacita Maria telah bertransformasi menjadi tekad kuat untuk memperjuangkan keadilan. Maria Sumarsih menginisiasi Aksi Kamisan di depan istana yang berlangsung hingga sekarang. Spirit apa yang membuat Maria Sumarsih tetap kuat dalam perjuangan ini?

 

Leave A Comment

Recommended Posts