Kisah-kisah Tengah Malam

Seandainya Edgar Allan Poe (1809-1849) masih hidup dan plesiran ke Indonesia sekarang, ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, ia berhenti menulis. Kedua, sebaliknya ia justru makin produktif. Kok bisa? Rabu malam, saya mulai membaca kumpulan cerpen Poe. Kumpulan cerpen penulis Amerika ini diterbitkan oleh Gramedia dengan judul “Kisah-kisah Tengah Malam.” Muhammad Andre, pengemudi Go-Jek, … [Read more…]

Pesta Di Stadion

(Sebuah Cerpen) Pesta besar digelar di stadion. Gebyar-gebyar. Penuh kembang api. Penuh tari-tarian. Puluhan ribu orang berjubel di sana. Dari berbagai bangsa. Orang-orang terkesima. Tepuk tangan. Sebulan sebelumnya. Pesta besar digelar di kawasan stadion yang sama. Polisi menembak mati 77 orang. Semua itu begal, preman jalanan, jambret, bajingan tengik. Itu kata polisi. Dalam gelap, anak … [Read more…]

Pilihan Lentera

Lentera menggelengkan kepala saat saya menyodorkan kaos baru padanya. Kaos ini kami beli semalam. Empat biji. Warna biru dongker semua. Satu motif. Biar seragam. Rencananya, kaos itu akan kami pakai untuk menghadiri pesta ulang tahun pernikahan mertua. Di Sawangan. Hari ini, Minggu, 19 Agustus 2018.

Kofi Annan

Dunia berduka hari ini. Kofi Annan, mantan Sekjen PBB dan penerima Nobel Perdamaian, meninggal dalam usia 80 tahun. Sabtu, 18 Agustus 2018. Saya turut berbelasungkawa. Namun, saya juga bersyukur berkesempatan langsung melihat tokoh dunia ini. Mendengarkan pidatonya. Kala itu, 10 November 2017, di Nusa Dua, Bali. Tepatnya di acara AdAsia 2017.

73 Tahun, Ternyata Kita Tak Beranjak

Pagi ini, saya mengantar Jagad upacara di sekolah. Ini upacara tujuh belasan pertama baginya. Maklum, hanya siswa kelas lima ke atas yang ikut upacara. Saya merekam upacara itu dengan kamera. Suasana khidmat. Riuh. Terik. Peluh. Polos. Riang. Guyup. Usai upacara, tim paskibraka unjuk atraksi. Disusul iring-iringan sepeda hias. Lalu joget poco-poco bareng guru-guru, siswa, suster. Mengharukan.