Kofi Annan. Sumber: https://www1.wdr.de

Dunia berduka hari ini. Kofi Annan, mantan Sekjen PBB dan penerima Nobel Perdamaian, meninggal dalam usia 80 tahun. Sabtu, 18 Agustus 2018.

Saya turut berbelasungkawa. Namun, saya juga bersyukur berkesempatan langsung melihat tokoh dunia ini. Mendengarkan pidatonya. Kala itu, 10 November 2017, di Nusa Dua, Bali. Tepatnya di acara AdAsia 2017.

Saya tak bersalaman dengannya. Tak juga selfie bareng lelaki kelahiran Kumasi 1938 ini. Hanya pemegang tiket khusus yang boleh dua-duanya itu.

Saya senang berhasil merekam pidatonya. Persis di depan panggung. Di barisan bangku paling depan. Saya bisa di sini bukan karena saya tamu VVIP.

Kok bisa? Alasannya, saya hanya bawa kamera kecil, Sony A6000. Itu pun dengan lensa kit. Bisa dibayangkan bila berbekal kamera ini, saya harus memotret dari ballroom paling belakang. Hasilnya pasti seperti motret bintang di langit.

Kofi Annan dalam frame Sony A6000

Sementara, banyak wartawan lain memotret dari belakang. Kameranya canggih-canggih. Lensanya panjang-panjang. Kamera saya cuma sak uplik alias kecil.

Di depan, saya duduk di samping bangku-bangku VVIP, penuh tamu-tamu berjas necis. Saya duduk di atas karpet, bersila, di belakang mini tripod.

Saya sih siap jika panitia “njawil” dari belakang lalu mempersilakan (baca: mengusir) saya mundur karena mengganggu pemandangan. Alhamdulillah, Tuhan lebih menghendaki saya untuk terap duduk di karpet itu 😘.

Berbalutkan jas, Annan berpidato penuh kharisma. Salah satu pesannya tentang peran Asia. Asia sebagai mesin baru perekonomian dunia. Kok ya, pas dengan perhelatan Asian Games yang dibuka hari ini juga.

“Tingkatkan kebersamaan dan kerjasama untuk kemakmuran bersama. Asia jadi kunci ekonomi, inovasi, teknologi, dan wirausaha.”

Pesan lain Annan, antara lain agar manusia-manusia sekarang memikirkan kehidupan yang berkelanjutan, mempererat solidaritas, memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama, merayakan perbedaan, memanfaatkan energi terbarukan.

Mejeng di samping foto Kofi Annan

Selamat jalan Pak Kofi Annan. Semoga mimpimu terwujud: damai di bumi seperti halnya di dalam surga. Rest in Peace.

Berikut saya bagikan pidato Kofi Annan yang saya rekam dan edit sendiri. Meski sumbang, karena memang tak pakai alat perekam video, rekaman ini saya persembahkan buat mendiang Pak Kofi Annan.

Leave A Comment

Recommended Posts