Tentang Saya

Sigit Kurniawan adalah seorang penulis, jurnalis, sekaligus editor. Menulis dan mengedit sudah menjadi laku yang tak terpisahkan dari hidup hariannya sebagai wartawan dan editor.

Belajar menulis sejak Sekolah Menengah Atas di Seminari Menengah Santo Petrus Kanisius Mertoyudan di Magelang. tahun 1992. Beberapa tulisannya mewarnai majalah dan media komunikasi milik seminari.

Dari Mertoyudan, saya pindah ke Girisonta — tepatnya di Novisiat Stanislaus Kotska, kawah candradimuka milik Ordo Serikat Jesus. Saya bergabung dengan Serikat Jesus hingga tahun 2000 di masa studi filsafat saya. Spiritualitas Ignasian paling tidak cukup membantu saya dalam berefleksi.

Kemampuan saya ini kemudian dipertajam saat saya mengenyam studi filsafat sosial di Sekolah Tinggi Filfsafat Driyarkara Jakarta. Komunitas kampus mendorong saya makin gandrung dengan buku-buku. Buku-buku inilah yang ikut memperkaya tulisan-tulisan saya di kemudian hari.

Beruntung setiap saat dosen-dosen memberi tugas mahasiswa membuat tulisan sebagai bagian dari pertanggungjawaban belajar. Beruntung lagi, saya pernah ikut menjadi dewan redaksi Majalah Driyarkara.

Setelah keluar dari Serikat Jesus, karir pertama saya adalah menjadi editor lepas buku-buku agama Katolik untuk anak-anak di Grasindo, Kompas Gramedia Group. Berlanjut menjadi wartawan Tabloid Investigasi — media yang mengangkat investigasi kasus-kasus korupsi di Indonesia. Lalu, pindah menjadi wartawan Majalah Pengusaha — majalah yang mengangkat praktik bisnis dan entrepreneurship. Pindah lagi ke Majalah LeadershipPark — majalah kepemimpinan. Berlanjut ke Majalah Marketing dan pindah ke Majalah Marketeers sebagai editor dan redaktur hingga sekarang. Di Marketeers, saya menjadi Head of Marketeers Digital yang menaungi website, media sosial, dan Marketeers TV.

Pada tahun 2018, saya menerbitkan buku perdana saya berjudul “Perempuan yang Pergi Pagi-pagi, Hidup Mati Bergelimang Makna” (Penerbit Excellent Group).

Selain mengerjakan tugas-tugas jurnalistik, saya juga terlibat dalam penyuntingan dan menjadi ghost writer di tim penulisan buku-buku terbitan MarkPlus dan Gramedia. Buku-buku itu, antara lain Marketing for Turnaround: Realizing the Network Company (2012), Superhero Juga Manusia (2012), Paradox Marketing in Practice (2014), Building WOW: Indonesia Tourism & Creative Industry (2014), Creativity to Commerce (2014), I am Marketeers (2015), New Content Marketing (2016), WOW to Win: Cara Jitu Sales & Promotion (2017), Citizen 4.0: Menjejakkan Prinsip-prinsip Pemasaran Humanis di Era Digital (2018).

Sampai sekarang, saya terlibat dalam komunitas penulisan Agenda 18 dan Kampus Orang Muda Jakarta (KOMJAK). Beberapa kali diundang untuk mengisi pelatihan menulis berbasis jurnalistik untuk komunitas warga, mahasiswa, sekolah, gereja, hingga NGO.

Untuk korespondensi dan undangan pelatihan menulis atau ghostwriter, bisa berbagi kabar ke saya di daftar kontak berikut ini:

Email: musafirmuda@gmail.com atau Instagram di @fxsigit_kurniawan atau Twitter di @sigit_kurniawan

Salam Scribo ergo sum,

Sigit Kurniawan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •