Adolf Heuken SJ: Teladan Kedalaman di Era Pencitraan

MENGAPA ada puluhan nama Jesuit dijadikan nama-nama kawah di bulan? Pertanyaan ini terlontar dari Romo Johannes Hariyanto SJ, seorang pastor Jesuit yang saya temui saat melayat Romo Adolf Heuken SJ di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta, Jumat (26/7/2019). Pertanyaan itu tidak dialamatkan ke saya agar saya menjawabnya. 

Romo Hari menjawab sendiri sebagai penegasan. Para Jesuit yang namanya diabadikan di bulan itu merupakan orang-orang yang mengabdikan diri secara khusus pada pengetahuan. Ada pakar matematika, astronomi, fisika, filsafat, dan sebagainya. Mereka berkarya dengan penuh passion dan totalitas. Karya-karya mereka pun substansial bagi kehidupan manusia. Hal yang sama juga melekat pada diri Romo Heuken.

Continue reading “Adolf Heuken SJ: Teladan Kedalaman di Era Pencitraan”