Kopi, Buku, dan Film

Author: admin

Storytelling dan Tato di Leher

Trivet Sembel, CEO Proud. Foto: Sigit Kurniawan

“Mengapa mentato tulisan Ratna di leher Anda?”
“Ratna adalah mantan istri saya.”
“Kalian bercerai?”
“Iya. Dulu saya orang bodoh. Tukang mabuk. Pokoknya jadi orang gak bener.”
“Hubungannya dengan Ratna?”
“Saya menikahi Ratna gara-gara menghamili dia di luar nikah. Otomatis orangtua Ratna tak suka sama saya.”
“Anda dipaksa cerai?”
“Orangtuanya bilang, mending Ratna nikah sama orang lain daripada nikah sama orang bodoh seperti saya.”

Bulan

Shutterstock

Semalam istri saya sesumbar ingin ngajak Jagad pergi ke planetarium. Mau melihat gerhana bulan. Mereka berdua melesat ke Taman Ismail Marzuki. Naik taksi online.

Saya dan Lentera berduaan di rumah. Pukul sepuluh mereka pergi. Lentera pulas sekali memeluk gulingnya. Pukul setengah lima pagi mereka baru kembali.

Paul Heru dan Buku Barunya

Paul Heru Wibowo

Saban kali ketemu Mas Heru saya selalu sungkan. Tepatnya was-was, jangan-jangan dia melontarkan pertanyaan sama: kapan kamu menulis buku sendiri? Pertanyaan itu sudah berulangkali. Tapi, buku itu tak jadi-jadi. Dan, lha kok, kemarin dia ujug-ujug ngasih kabar di whatsapp, pengen ketemu.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén