
PASTI semua pernah mengalami perasaan berat ketika libur panjang usai dan kita harus kembali bekerja. Libur lebaran tahun ini contohnya. Saat mudik dari kota ke desa, orang-orang sangat antusias dan riang gembira menyambutnya. Ketemu orang tua, menjenguk kerabat, kulineran, plesiran, reuni, hingga pamer status sosial.
Sayangnya, banyak pemudik yang buyar antusiasmenya saat harus balik ke kota. Bahkan, liburan panjang itu mendadak terasa singkat. Capek fisik? iya. Capek psikis? tentu. Tak hanya itu, kegembiraan mudik pelan-pelan raib dan muncul was-was saat kembali ke kota. Kembali ke kota berarti kembali ke hidup yang penuh perjuangan, gesekan, peluh, kesumpekan, keruwetan, ketidakpastian, ancaman PHK, dan momok hidup lainnya.
Continue reading “Tuhan Sudah Menunggumu di Kota”







